Polisi: Klinik Zam-Zam Keluarkan Rekam Medis ke Calon TKI Ilegal

26 July 2017
Polisi dan Dinkes DKI menggeledah Klinik Zam-Zam di Condet, Jakarta Timur. Polisi dan Dinkes DKI menggeledah Klinik Zam-Zam di Condet, Jakarta Timur. (Ibnu/detikcom)

Jakarta - Penyidik Bareskrim Polri menggerebek Klinik Zam-Zam, yang berada di Jalan Raya Condet, Jakarta Timur. Klinik tersebut diduga mengeluarkan rekam medis bagi calon tenaga kerja Indonesia (TKI) yang dikirim oleh agen penyalur ilegal ke sejumlah negara di kawasan Timur Tengah.

"Kan sudah tidak boleh mengirimkan TKI ke Timur Tengah dan mereka ini diberangkatkan secara nonprosedural oleh agen penyalur ilegal," terang Kasubdit III Direktorat Tindak Pidana Umum Bareskrim Polri Kombes Ferdi Sambo kepada detikcom, Rabu (26/4/2017).

Ferdi mengatakan agen penyalur TKI ilegal merekomendasikan calon tenaga kerja untuk melakukan medical check-up di klinik tersebut. "Kami menduga mereka bekerja sama," imbuh Ferdi.

Upaya penggerebekan ini dilakukan setelah polisi memeriksa lima orang TKI undocumented yang dipulangkan dari Timur Tengah beberapa waktu lalu. Berdasarkan keterangan dua orang korban, mereka mengaku mendapatkan hasil rekam medis dari klinik tersebut.

"Korban mengaku melakukan medical check-up di Klinik Zam-Zam Medical Center," lanjut dia.

Informasi tersebut kemudian diselidiki tim penyidik Bareskrim hingga akhirnya dilakukan penggeledahan di lokasi pada Rabu (26/4) siang tadi. Penggeledahan dilakukan setelah polisi mendapatkan surat penetapan penggeledahan dari PN Jakarta Timur dengan nomor 338/PEN.PID/2017/PN.JKT.TIM dan surat penetapan penyitaan bernomor 361/PEN.PID/2017/PN.JKT.TIM.

Penggeledahan dipimpin oleh Kasubnit IV Tindak Pidana Perdagangan Orang AKBP Julianto Sirait bersama tim dari Dinas Kesehatan DKI Jakarta yang dipimpin oleh drg Maria Margareta selaku Kepala Bidang Pelayanan Kesehatan. 

Dari hasil penggeledahan tersebut, petugas Dinkes menemukan fakta-fakta, salah satunya Klinik Zam-Zam Medical Center tidak dilengkapi dengan tindakan medis. Tidak hanya itu, klinik tersebut juga tidak memiliki izin praktik tenaga kesehatan.

"Kemudian, dari hasil pemeriksaan petugas Dinas Kesehatan, formulir verifikasi dokumen kosong tetapi sudah ditandatangani oleh dokter," lanjutnya.

Tidak hanya itu, petugas juga menemukan formulir pendaftaran dan medical report atas nama dua korban berinisial LBA dan SA. Saat ini kasus tersebut masih dikembangkan tim penyidik Bareskrim Polri. 

(mei/dhn)

Sumber: https://news.detik.com/berita/d-3484974/polisi-klinik-zam-zam-keluarkan-rekam-medis-ke-calon-tki-ilegal